Hari pertama.
Ini cerita tentang tujuh hari bersama hantu, Hamid maksudku. Ini hal tergila yang pernah aku lakukan, gak pernah aku berpikir bakal lakuin hal gila bersama hantu dan itu dalam kurun waktu seminggu. Hamid dan aku buat perjanjian, cukup seminggu dan dia harus pergi dari hidupku. Dan, itu harus tetap dilakukan. Hari pertama, dia bilang, “Saya mau keliling taman kota bersama, dulu saya dan Sania berjanji melakukan itu. Tapi, saya pergi duluan haha.” Itulah kenapa aku dan dia sedang duduk santai melihat ramainya manusia di taman kota dengan permen kapas dua, orang awam pasti ga liat. Tapi, aku liat langsung bagaimana Hamid makan permen itu dengan lahap. Dan ternyata, aku bertemu Ghania. Sebenernya, aku kurang suka sama dia. Terlalu banyak bicara, bahkan perkataannya ga berguna semua. “Wah, halo Anila! Sendiri aja nih?” tanyanya, apa dia buta ya? Jelas-jelas aku sendiri! Hamid, ga perlu dihitung. Ghania emang bisa liat dia? Aku bilang, “Menurut kamu aja.” “Kasihan banget sih sendiri, ...